Tuesday, December 02, 2008

DIA SANGGUP..

Saat diizinkan untuk melewati suatu waktu dalam kehidupan, kita pasti nggak akan pernah lepas dari Kasih Sayang TUHAN. Tapi sebuah kebenaran adalah, TUHAN memberikan kita kuasa untuk memilih.. Ke kanan atau ke kiri? Maju atau mundur? Diam dalam anugerah dan kebaikan Tuhan atau diam dalam kekuatan dan kemampuan kita?

Masa lalu terdiri dari pilihan2 yang telah diambil. Kadang pilihan2 kita membuat coretan sana sini, sangat buruk, tak beraturan, penuh dengan keegoisan, penuh dengan dosa, pilihan2 yang kita buat kadang hitam pekat, berbau tengik dan memuakan. Itu masa lalu...

Saat sadar bahwa segalanya sangat buruk, kembali lagi Tuhan memberikan kita pilihan: diam dengan masa lalu yang berbau busuk itu atau melangkah meninggalkannya dan hidup dalan anugerahNya. Kita bebas memilih, namun yang pasti Dia selalu ada.. Dia terus memanggil kita dengan lembut,, menawarkan sesuatu. Tapi apakah telinga hati kita cukup peka untuk mendengar? Apakah hati kita cukup sadar bahwa kita membutuhkan Dia?

Ya, Dia memanggil kita dengan sangat lembut, menawarkan sesuatu. Sesuatu yang benar2 gak pantas untuk kita terima, tapi diberikanNya dengan Cinta:
Pakaian compang camping kita diganti dengan pakaian kebesaranNya.
Lukisan hidup kita yang hancur digantiNya dengan kanvas baru.
Dan Dia sangat ingin memegang kuas dan palet kita, agar Dia melukiskan sesuatu yang indah. Dan pasti indah dalam hidup kita..

Demikianlah kita ada: dalam pandanganNya.
Suatu kanvas yang siap untuk menjadi sebuah lukisan yang sangat indah.
Tuhan telah menentukan kita untuk menjadi kemuliaanNya.
Dia telah memilih kita dari semula.
Yang Dia inginkan hanya kerjasama kita.
Percaya kita.
Keyakinan kita: Dia sanggup.

Sering apa yang kita pikirkan membatasi Tuhan bekerja dalam hidup kita.
Kita berseru Tuhan ada didalamku, tapi tak yakin akan kemempuanNya membawa kita pada kemenangan.
Kita berseru Tuhan ada didalamku, tapi ragu akan kemampuanNya menjaga kita.

Dia sanggup. Percaya. Dia sanggup melakukan segala sesuatu...
Untuk kita, anak-anak yang sangat dikasihiNya.
Bukan karena kebaikan dan kelakuan kita yang layak, tapi karena Dia sangat mengasihi kita.
Kita memaksa Dia? Tidak. Ini namanya IMAN. Percaya, tidak ragu, tetapi yakin.

Mulailah memandang diri kita, sebagaimana Dia memandang kita, bukan dengan pandangan kita yang kotor dengan masa lalu, dosa kita dan segala hal yang menghalangi Dia untuk bekerja dalam hidup kita.
Tak pernah Dia pandang kita berdosa, karena segalanya "SUDAH SELESAI" diatas kayu salib.

Dasyat, Kasih Tuhan benar2 dasyat.
Bebaskan diri kita dari segala yang mengikat kita. Saatnya untuk bebas sebebas-bebasnya. Sekarang mari kita ikat hidup kita didalam Dia. Didalam anugerahNya.
Jangan pernah lepaskan anugerah itu.
Sebab didalamNya ada kuasa, kemuliaan..
Tuhan Yesusku Dasyat...

No comments: